Pastikan kulit Anda dalam kondisi terbaik sebelum merias wajah. Gunakan pelembab ringan atau primer yang cocok untuk melembabkan kulit Anda. Ini tidak hanya akan meletakkan dasar untuk riasan dasar selanjutnya, tetapi juga membantu riasan bertahan lebih lama dan menempel lebih baik. Kulit yang lembap memberikan permukaan halus yang lebih baik untuk penggunaan spons riasan, sehingga memudahkan pengaplikasian produk secara merata. Anda dapat memilih apakah akan sedikit membasahi spons. Spons riasan hidrofilik biasanya mengikat air. Saat sedikit basah, spons akan mengembang dan menjadi lebih lembut. Dalam keadaan ini, spons dapat mengaplikasikan produk lebih merata dan menghindari terlalu banyak menyerap riasan cair, sehingga mendapatkan efek pengaplikasian yang sempurna. Setelah spons basah, peras sisa airnya dengan cara ditekan perlahan agar tidak terlalu basah.
Memilih produk riasan dasar yang tepat juga penting. Baik Anda menggunakan alas bedak cair, krim, atau pasta, a spons riasan hidrofilik dapat membantu Anda mengaplikasikannya dengan sempurna pada wajah Anda, terutama alas bedak cair atau krim, yang memiliki efek yang sangat baik. Oleskan alas bedak cair secukupnya pada dahi, pipi, dagu, dan hidung. Ingat, Anda tidak perlu mengaplikasikan terlalu banyak sekaligus. Produk alas bedak dalam jumlah kecil lebih mudah dikontrol dan dapat dilapis sesuai kebutuhan. Gunakan spons untuk mulai mengaplikasikan alas bedak cair. Gunakan spons untuk meratakan alas bedak dengan menepuknya secara lembut, jangan sampai spons terseret. Hal ini tidak hanya mencegah riasan tidak merata, tetapi juga menghindari goresan atau noda. Tindakan menepuk akan membantu alas bedak menyatu lebih baik dengan kulit, memberikan alas bedak alami. Jika area tertentu memerlukan cakupan lebih banyak, seperti di sekitar sayap hidung dan sudut mulut, tepuk-tepuk lebih banyak untuk meningkatkan cakupan dan memastikan hasil akhir yang merata.
Untuk area sensitif seperti area mata dan sayap hidung, gunakan jari telunjuk Anda untuk menopang spons riasan guna membantu mengontrol tekanan dan arah dengan lebih tepat. Di area detail ini, tekanan lembut dapat mencegah riasan menumpuk atau menempel, sehingga memastikan hasil akhir yang lebih alami di area sensitif tersebut. Saat menggunakan spons riasan, lipatlah untuk meningkatkan tekanan lokal dan memfokuskan pengaplikasiannya. Khusus untuk area yang sulit diaplikasikan seperti sayap hidung dan sudut mulut, lipat spons menjadi dua dan tekan perlahan untuk mengaplikasikan alas bedak pada area kecil tersebut dengan lebih akurat, memastikan cakupan merata tanpa terlihat terlalu berat atau tidak alami.
Jika Anda menyukai efek matte, spons riasan juga cocok untuk mengatur riasan. Ambil sedikit bedak tabur atau bedak tabur, lalu tekan perlahan pada wajah, terutama di area T-zone yang rentan berminyak. Hidrofilisitas spons membantu bedak menempel lebih baik pada kulit, mencegah penumpukan bedak, dan membuat riasan bertahan lebih lama. Setelah riasan dasar selesai, jika Anda perlu mengubah noda kecil di bawah mata, sekitar mata, atau area wajah lainnya, terus gunakan spons untuk menekan perlahan agar concealer menyatu dengan riasan dasar dan menghindari noda yang terlihat jelas. Untuk tampilan paling alami dan tanpa cela, gunakan spons untuk membaurkan wajah dengan lembut dalam lingkaran kecil. Cara pengaplikasian melingkar ini membantu riasan meresap ke dalam kulit secara merata dan membuat riasan dasar terlihat seperti bagian alami kulit.